Kota Tidore Kepulauan adalah salah satu kota
di
Propinsi Maluku Utara, Indonesia. Kota ini memiliki luas wilayah 9.564,7 km² dan berpenduduk sebanyak 78.025 jiwa 2005.
Visi kota ini adalah "terwujudnya kota tidore kepulauan yang beriman, maju, mandiri, dan berperadaban".
Daftar Isi:
1. Sejarah
2. Makanan Khas
3. Tokoh
4. Pendidikan
5. Pariwisata
6. Transportasi
7. Referensi
1. Sejarah
Kota ini sudah terkenal sejak zaman penjajahan dahulu karena
cengkeh dan
pala. Bangsa Eropa pertama yang menginjakkan kakinya di Tidore adalah pelaut dari Spanyol yang sampai ke Tidore tahun
1512. Kota ini juga sempat menjadi ibukota provinsi perjuangan Irian Barat. Gubernur pertamanya adalah
Zainal Abidin Syah, yang juga sultan Tidore. Setelah papua masuk ke wilayah RI, statusnya berubah menjadi ibukota daerah administratif Halmahera tengah dengan ibukota
Soa Sio Tidore. Tahun 1990, status daerah administratif berubah menjadi kabupaten
Halmahera Tengah. Pada tahun 2003, Tidore menjadi kota dengan nomenklaturnya Kota Tidore Kepulauan, dengan penjabat walikota pertama adalah Drs
M Nur Djauhari dan penjabat walikota kedua adalah Drs Mahmud Adrias.
2. Makanan Khas
Makanan khas kota ini yang tidak terdapat di daerah lain di Maluku Utara adalah lapis Tidore dan kue Bilolo. dan juga mam Raha dan popeda
3. Tokoh
Salah satu tokoh asal Tidore yang terkenal adalah
Sultan Nuku yang juga telah diangkat sebagai pahlawan nasional. Nama tokoh ini juga diabadikan sebagai nama kapal perang KRI Nuku. Tokoh lainnya adalah Zainal Abidin Syah, Gubernur pertama Papua barat tahun 1950-an yang pada waktu itu beribukota di Soa Sio Tidore
4. Pendidikan
Sarana pendidikan di kota ini cukup lengkap, dengan dua perguruan tinggi yaitu Universitas Nuku dan STMIK Tidore Mandiri. Karena ketersediaan listrik di daerah ini masih terbatas, maka pada tahun 2007 pemerintah pusat membangun sebuah PLTU dengan kapasitas 2 X 7 mega watt, yang berada di kelurahan Rum kecamatan Tidore Utara. PLTU ini selain melayani warga Kota Tidore Kepulauan, juga akan melayani warga Kota Ternate.
5. Pariwisata
6. Transportasi
Transportasi yang ada di kota ini adalah
mikrolet,
becak motor,
ojek, dan
becak. Untuk ke kota ini, bisa di tempuh dari
kota Ternate dengan
feri dengan waktu tempuh 30 menit, dan
speedboat yang waktu tempuhnya tak sampai 10 menit.
Di kota ini juga terletak kelurahan Sofifi kecamatan Oba utara, yang merupakan ibukota defenitif provinsi Maluku utara. Rencananya setelah infrastruktur pemerintahan dan fasilitas lainnya dibangun, aktivitas pemerintahan akan dipindahkan dari Ternate ke daerah ini.
Sofifi berada di kecamatan Oba Utara pulau Halmahera. Untuk diketahui, wilayah
Kota Tidore Kepulauan terdiri dari Kecamatan
Tidore Utara, Kecamatan
Tidore Selatan dan Kecamatan
Tidore (terletak di pulau Tidore), dan Kecamatan
Oba serta Kecamatan
Oba Utara (terletak di pulau Halmahera).
7. Referensi
- Pemko Tidore Kepulauan
- Penjelasan UURI No. 1 Th. 2003 Bab I.UMUM
- BPS Supas 2005
Bahasa lain: English,
Basa Jawa,
Español,
Deutsch,
Français,
Italiano,
日本語,
Português,
Polski,
Nederlands,
Svenska,
Lebih banyak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar